Menu Content/Inhalt
Home arrow Article Content

Google Translator


Article
Perawatan pada panel AMF Print E-mail
User Rating: / 1
Latest News
Written by admin   
Friday, 24 July 2009
Automatic Mains Failure atau AMF adalah suatu istilah dalam suatu sistem kelistrikan yang biasa dipakai untuk menyebut sistem automatisasi dimana dalam keadaan Sumber Listrik Utama berada dalam kondisi failure atau black out maka sistim bekerja secara otomatis memerintahkan sumber/pembangkit listrik cadangan, umumnya diesel genset, untuk mulai bekerja menggantikan tugas utama menyuplai tenaga listrik.
Walaupun sistim ini di design untuk bekerja secara automatic tanpa bantuan operator, bukan berarti sistim peralatan ini dibiarkan begitu saja tanpa perawatan sama sekali, sering terjadi salah persepsi, dianggap karena sistimnya sudah otomatis maka faktor perawatan jadi terabaikan.
Ada beberapa aspek yang harus diperhatikan agar sistim automatisasi pada panel amf dapat bekerja dengan baik :
  • Pemasangan/instalasi panel di ruangan yang bersih dan tidak lembab/basah/kehujanan.
  • Hindari instalasi panel di tempat yang menimbulkan getaran.
  • Kabel-kabel kontrol harus terlindung dari gangguan tikus dan binatang lain, usahakan lubang-lubang tertutup rapat shg tidak bisa dibuat sebagai sarang hewan.
  • Cek selalu kondisi/sistim charging battery, test tegangan output battery charger secara berkala.
  • Cek secara berkala kondisi level air accu/battery genset ataupun battery back up bila ada, cek juga kondisi tegangan battery, sebaiknya tegangan battery dijaga >12,5VDC pada sistim genset dengan battery 12VDC, dan >27VDC pada sistim 24V, dan pastikan kabel battery terpasang dengan rapat untuk menghindari droop tegangan pada saat crank, dan juga untuk menghindari timbulnya percikan api.
  • Cek kondisi level media pendingin/air radiator.
  • Cek juga kondisi sistim pemipaan bahan bakar, tangki harian bahan bakar yang berada pada posisi base frame rawan kegagalan supply dibandingkan dengan tangki harian yang levelnya berada lebih tinggi dari governor, untuk itu sebaiknya dipasang valve untuk menahan bahan bakar jatuh kembali ke tangki base frame pada kondisi standby.
  • Cek kondisi filter bahan bakar, untuk saluran bahan bakar lebih baik lagi kalau dilengkapi dengan water separator untuk memisahkan content air pada bahan bakar agar tidak ikut terbawa dalam sistim pembakaran.
  • Cek juga kondisi filter oli, buat jadwal teratur kapan saatnya filter perlu diganti.
  • Cek kondisi pengkabelan pada genset, hindari kabel-kabel bersentuhan dengan panas dan sudut-sudut tajam, beri pelindung agar kabel tidak rusak.
  • Pastikan genset dalam kondisi prima dengan melakukan warming up terjadwal, pada beberapa sistim amf ada juga yang telah dilengkapi dengan fasilitas auto warming up.
Dengan melakukan tindakan-tindakan diatas, faktor kegagalan pada sistim automatisasi panel amf akan mendekati zero.
 


 
Catalog Print E-mail
User Rating: / 2
Latest News
Written by admin   
Friday, 12 June 2009
Last Updated ( Friday, 12 June 2009 )
 
Wiring Diagram Print E-mail
User Rating: / 11
Latest News
Written by admin   
Monday, 27 April 2009

 Manual Book dan Wiring Diagram Ats-Amf Standard Zelio Soft Global Power,

Click here : !!

Free Download Link Catalog & Wiring Diagram



  • Wiring Diagram Ats-Amf IL-AMF 20/25 , DataSheet , Lite Edit ComAp

  • Wiring Diagram Ats-Amf NB2/NC3 SEG

  • Wiring Diagram Ats-Amf EasyGen 1000 , EasyGen 1500 , EasyGen 350 Woodward, 

  • Wiring Diagram Ats-Amf 701 , 701HC , 703 , 704 ,5110, 5220 ,  5210 DeepSea

  • Wiring Diagram Ats-Amf EMS 98

  • Wiring Diagram Genset Controller EMS 28

  • Wiring Diagram Genset Controller GCU-10 Kutai

  • Wiring Diagram Control Automatic Start Engine Hydrant

  • Wiring Diagram Control Standard Engine Hydrant

  • Wiring Diagram Control Genset Standard Key With Fuel Solenoid

  • Wiring Diagram Control Genset Standard Key With Stop Solenoid

  • Wiring Diagram Control Genset Standard Key With Start-Stop Servodrive

  • Wiring Diagram Control Genset Standard Key With Speed Controller GAC

  • Wiring Diagram Control Genset Standard Key With Speed ControllerBarber Colman

  • Wiring Diagram Control Genset With Remote Start Monicon GTR16/ GTR 168, GTR 17

  • Wiring Diagram Control Genset With Engine Control Module (ECM)

  • Wiring Diagram Control Standard Genset MAN

  • Wiring Diagram Control Standard Genset Deutz

  • Wiring Diagram Control Standard Genset Perkins Traknus

  • Wiring Diagram Control Standard Caterpillar/Olympian

  • Wiring Diagram Control Standard Genset Daewoo

  • Wiring Diagram Control Standard Genset MWM

  • Wiring Diagram Control Standard Genset Cummins

  • Wiring Diagram Control Standard Genset Yanmar

  • Wiring Diagram Control Standard Genset Denyo

  • Wiring Diagram Control Standard Genset John Deere

  • Wiring Diagram Control Standard Genset Mitsubishi

  • Wiring Diagram Control Standard Genset Pabrikan FG Wilson

  • Wiring Diagram Control Standard Genset Pabrikan SuperWatt

  • Wiring Diagram Control Standard Genset Pabrikan EMS

  • Wiring Diagram Control Standard Genset Pabrikan Pramac

  • Wiring Diagram Control Standard Genset Pabrikan Highlander

  • Wiring Diagram Control Standard Genset Pabrikan Vibro Power

  • Wiring Diagram Control Standard Genset Pabrikan Himoinsa

  • Wiring Diagram Control Standard Genset Pabrikan Nikabasurya

  • Wiring Diagram Control Standard Genset Pabrikan Konduktor Jasa

  • Wiring Diagram Control Standard Genset Pabrikan Hartech

  • Wiring Diagram Control Standard Genset River

  • Wiring Diagram Control Standard Genset Krisbow

  • Wiring Diagram Control Standard Genset Kipor

  • Wiring Diagram Control Standard Genset Diesel / Genset Gas Kohler

  • Wiring Diagram Control Standard Genset Gas Perkins FG Wilson

  • Wiring Diagram Control Standard Genset Gas Guascor

  • Wiring Diagram Control Standard Genset Gas GE Jenbacher

  • Wiring Diagram Control Standard Genset Gas Waukesha

  • Wiring Diagram Control Standard Genset Gas Caterpillar

Last Updated ( Friday, 12 June 2009 )
 
<< Start < Prev 1 2 3 Next > End >>

Results 1 - 9 of 20