Menu Content/Inhalt
Home arrow Article Content

Google Translator


Article
TIPS PEMILIHAN PANEL ATS AMF Print E-mail
User Rating: / 0
Latest News
Written by admin   
Saturday, 25 April 2009

Pemilihan Panel Ats Amf 

Incoming Outgoing IM QM

Untuk Menentukan berapa kapasitas Panel Ats-Amf yang anda perlukan adalah dengan menentukan terlebih dahulu  kapasitas mana yang lebih besar antara genset dengan PLN, basis yang dipasang adalah mana yang lebih besar KVA-nya.

 

Selanjutnya adalah penentuan Jenis dan merk Modul Controller untuk panel Ats-Amf yang dikehendaki, bila kurang jelas mengenai keunggulan modul ats-amf, bisa dilakukan dengan menggunakan pertimbangan lain seperti pertimbangan masalah harga atau level keamanan,  life time, maupun metodhe perawatannya.

Penentuan Power ChangeOver untuk pemindah beban/Load, menggunakan MCCB, ACB, COS Motorized, ATS Breaker 1-2 (Genset-PLN) atau 1-0-2. (Genset-OFF-PLN), atau menggunakan kontaktor saja.

Penentuan dimensi Box  Panel yang dikehendaki, wall mounting atau free standing, yang berhubungan dengan space ruangan yang tersedia.

 

Data yang diperlukan bila ada Spesifikasi Khusus (untuk pemesanan).

Pemilihan Genset

Merk Genset terpasang.

Kapasitas Genset (KVA)

Tegangan control DC Genset (12 atau 24VDC)

Sistim start-stop Genset, sistim kunci atau semi auto)

Kapasitas PLN terpasang.

Jarak antara ruangan Genset dengan lokasi Panel MDP/ Meter PLN.

 

Material dan pekerjaan yang harus dipersiapkan oleh pembeli untuk keperluan instalasi

  1. Kabel Power dari Genset ke Panel Ats-Amf R,S,T,N
  2. Kabel Control dari Genset ke Panel Ats-Amf 2(4x2,5mm)
  3. Kabel Power Outgoing dari Panel Ats-Amf ke Panel Distribusi, 
  4. Kabel Power Incoming dari sumber PLN ke Panel Ats-Amf,
  5. Schoen Cable, Isolasi dan kelengkapannya.


Last Updated ( Wednesday, 03 June 2009 )
 
MCCB/ACB pada panel Ats Print E-mail
User Rating: / 2
Latest News
Written by admin   
Saturday, 25 April 2009

 Panel ats-amf seringkali mempergunakan MCCB/ACB yang dilengkapi dengan Motorized sebagai operator sistim automatic close/open breaker, keuntungan dari penggunaan MCCB ini adalah :

1. Unit MCCB/ACB antara Genset dan Unit MCCB/ACB PLN terpisah/berdiri sendiri sehingga apabila terjadi kerusakan pada salah satu sistim saja maka cukup dilakukan penggantian sistim yang bermasalah.

2. Unit MCCB/ACB dan Motorized terpisah, sehingga apabila terjadi kegagalan/kerusakan pada salah satu unit maka penggantian ataupun perbaikan cukup dilakukan pada unit yang bermasalah saja. 

3. Unit MCCB/ACB umumnya sudah dilengkapi dengan fasilitas proteksi seperti OverCurrent dan Short Circuit, sehingga fungsinya selain sebagai alat tukar sumber juga sekaligus sebagai protektor terhadap terjadinya kegagalan pada sistim beban.

4. Sistim interlock dapat dirangkai secara mekanik (mechanism interlock) ataupun elektrik (electrical interlock) 

Mekanikal Elektrikal Interlock COS

Tentu saja dengan fasilitas yang cukup komplit berbanding lurus dengan harga. Harga MCCB/ACB yang dilengkapi dengan motorized, under voltage release (MN/UVT) ataupun closing release ini relatif jauh lebih tinggi dibandingkan dengan penggunaan COS Motorized ataupun Magnetic Contactor.

MCCB yang tersedia lengkap dengan sistim motorized ini yang mudah ditemukan di pasaran adalah merk Merlin Gerin, ABB dan Chint, untuk merk lain seperti LG, GE, Mitsubhisi, Fuji, Terasaki, Moeller dll ketersediaannya harus inden terlebih dahulu.

Untuk ACB dengan rating kapasitas besar, umumnya beberapa merk produk masih bisa didapatkan dengan mudah.

 

 

 
Accessories circuit breaker Print E-mail
User Rating: / 0
Latest News
Written by admin   
Saturday, 25 April 2009

 

Sekilas tentang material bantu kelengkapan Circuit Breaker

 

  

MN/UVR/UVT = UNDER VOLTAGE RELEASE  

Sistim Operasi 

       
 Bila UVT diisi tegangan maka coil akan bekerja menarik togle mekaniknya, sehingga
 ACB/MCCB bisa bekerja secara Normal Close (ON)/Open (OFF) tanpa ada hambatan.
 Bila tegangan dilepas maka togle mekanik akan kembali normal melepas togle 
 dan menekan/mengunci sistim mekanik pada ACB sehingga ACB akan Trip (Bila posisi
 sebelumnya ON) atau akan mengunci sistim mekanik ACB/MCCB sehingga tidak bisa
 dioperasikan ON/OFF baik secara Auto maupun Manual bila UVT terpasang. 
         
XF = CLOSING RELEASE      
Sistim Operasi        
 Bila diisi tegangan maka coil akan bekerja menekan/mendorong togle mekanik ACB
 sehingga ACB akan Close/ON (pemasangan pararel dengan tombol mekanik ON),
 Setelah ACB/MCCB ON/Close maka Closing Release coil harus dilepas tegangannya
 agar togle kembali diposisi semula dan tidak mengunci sistim OFF/Open, ini biasa di
 lakukan dengan cara menginterlock salah satu cable control yang menuju ke coil melalui
 Auxiliary Contact yang tersedia (NC) sehingga sewaktu ACB sudah Close/ON, sistim 
 ke Coil terputus dan XF tidak bekerja lagi.    
         
MX = SHUNT TRIP       
Sistim Operasi        
 Sistim kerja persis sama dengan XF, biasanya barangnya juga sama/satu macam.
 Hanya sedikit perbedaannya adalah terletak pada FUNGSI dan LETAK pemasangannya.
 Fungsi MX adalah untuk membuka ACB/Open, pada saat diisi tegangan, coil akan 
 mendorong togle mekanik yang menekan sistim mekanik OFF pada ACB sehingga
 ACB/MCCB akan OFF/Open.     
 Pemasangan biasanya pararel dengan tombol mekanik OFF pada ACB. 
 Karena sistim kerja hanya sesaat maka wiring cable harus dilewatkan dulu melalui
 Auxiliary Contact NO (terbuka/open contact pada saat CB Off/Open. Dan harus Contact
 pada saat ACB pada posisi ON/Close.    
         
OF/SD = AUXILIARY CONTACT      
Sistim Operasi        
 Hanya berupa Switch ON/OFF NO (Normally Open/kondisi normal terbuka/lepas),
 NC (Normally Close/kondisi normal berhubungan/sambung) dan C (Common/basis yang
 bisa dihubungkan dengan NO/NC)    
         
SDE = AUXILIARY TRIP       
Sistim Operasi       
 Pada prinsipnya sama dengan OF/SD, hanya saja Auxiliary jenis ini hanya akan bekerja/
 posisi switch berubah akibat terjadinya Trip Overload/OverCurrent/Fault lainnya.
 Fungsi Auxiliary ini adalah untuk memberikan proteksi tambahan agar bila terjadi Fault/
 semacamnya maka motor ACB/MCCB, MN,MX,XF akan secara automatis tidak dapat 
 difungsikan kecuali di reset secara manual atau melalui Remote Reset. 
         
MCH = GEAR MOTOR/MOTOR MECHANISM    
Sistim Operasi       
 Berupa Sistim mekanik dan Motor yang berfungsi untuk menyiapkan spring mekanik
 dalam keadaan siap untuk dioperasikan ON (Close) atau OFF (Open). 
 Biasanya sudah dilengkapi dengan fasilitas pemutus tegangan bila kondisi motor sudah
 selesai tugasnya, maka motor tidak akan bekerja lagi.   
 Fasilitas lain yang tersedia adalah biasanya Motor MCCB/ACB setelah melakukan reset/
 Energize, maka motor akan berhenti sendiri, tetapi kadang-kadang dilengkapi 
 dengan fasilitas tambahan NO, sehingga apabila Motor selesai Energize maka
 akan keluar tegangan pula (Aux NO) yang bisa dimanfaatkan lagi untuk Closing/Open
 ACB/MCCB melalui XF/MX.     
Last Updated ( Wednesday, 06 May 2009 )
 
<< Start < Prev 1 2 3 Next > End >>

Results 10 - 18 of 20